Studi : Makanan Probiotik Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Sebagian besar orang mungkin telah mengetahui bahwa mengonsumsi makanan-makanan probiotik  (bakteri baik) sangat bermanfaat bagi kesehatan usus. Tampaknya daftar manfaat makanan probiotik semakin bertambah, karena penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Hypertension menunjukkan bahwa mengonsumsi probiotik juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang terjadi secara alami dalam usus. Mikroorganisme ini juga hadir di beberapa makanan, seperti yogurt, beberapa sayuran yang difermentasi, dan keju.

Probiotik Dapat Menjaga Tekanan Darah

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa probiotik sangat baik untuk kesehatan tubuh kita dengan cara membantu pencernaan, fungsi usus, dan melindungi dari bakteri berbahaya. Awal tahun ini, sebuah studi yang dipublikasikan di Pediatrics JAMA menunjukkan bahwa penggunaan probiotik pada bayi juga dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan. Bukti tersebut membuat probiotik banyak ditambahkan dalam makanan-makanan tertentu bahkan juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Sekarang, penelitian yang dipimpin oleh Jing Sun, PhD, dari Griffith Health Institute and School of Medicine di Griffith University Australia, menunjukkan bahwa mengonsumsi probiotik dari sumber makanan dan suplemen makanan dapat memperbaiki tekanan darah. Probiotik ‘dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan menjaga tekanan darah yang sehat’.
Untuk mencapai temuan mereka, Sun dan timnya menganalisis sembilan studi berkualitas tinggi yang menilai pengonsumsian probiotik dari 543 orang dewasa yang memiliki tekanan darah normal atau tinggi.
Para peneliti menemukan bahwa secara rata-rata, peserta yang mengonsumsi probiotik setiap hari selama 8 minggu atau lebih memiliki 3,5 mm Hg tekanan darah sistolik lebih rendah (tekanan dalam arteri saat jantung berdetak) dan 2.38 mm Hg tekanan darah diastolik lebih rendah (tekanan dalam arteri antara detak jantung), dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi probiotik. Diantara seluruh peserta, efek yang paling kuat adalah yang dirasakan oleh peserta dengan tekanan darah tinggi (130/85 mm Hg atau lebih). Manfaat yang lebih besar ditemukan dari pengonsumsian produk probiotik yang berisi beberapa jenis bakteri.
Namun para peneliti mencatat bahwa pengonsumsian probiotik kurang dari 109 CFU (colony-forming units – tingkat bakteri atau dosis probiotik) ataupun pengonsumsian kurang dari 8 minggu tidak memperbaiki tekanan darah.
“Pengumpulan kecil studi kami menyarankan pengonsumsian probiotik secara teratur dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi, serta menjaga tingkat tekanan darah yang sehat”, ujar Sun.
Sun menjelaskan bahwa probiotik mungkin memiliki efek yang baik terhadap tekanan darah dengan cara menurunkan kadar kolesterol, mengurangi kadar gula darah dan resistensi insulin, serta membantu mengatur sistem hormon yang mengelola keseimbangan cairan dan tekanan darah.
Walaupun temuan ini menunjukkan bahwa pengonsumsian probiotik dapat menurunkan tekanan darah, namun Sun mengatakan bahwa dokter sebaiknya tidak merekomendasikan probiotik untuk mengontrol tekanan darah pasien hingga penelitian lebih lanjut mengonfirmasi manfaat tersebut.
Ini bukan satu-satunya studi yang menunjukkan manfaat dari probiotik. Tahun lalu, penelitian oleh para peneliti dari University of California-Los Angeles, menunjukkan bahwa probiotik dapat bermanfaat bagi fungsi otak, sedangkan penelitian lain menemukan bahwa probiotik juga bisa efektif terhadap psoriasis dan sindrom kelelahan kronis.
 sumber : artikelkesehatan99.com
gambar : eprobiotics.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *